Saturday, September 20, 2008

Sebiduk Sungai Musi

Beberapa waktu yang lalu saya iseng saja membongkar Lagu-Lagu saya yang di kasih mas aguswekss (GT-red) , saya menemukan lagunya Tantowi Yahya satu album. Saya coba-coba mendengarkan beberapa lagu, di sana saya sudah tahu beberapa, diantaranya, anggrek bulan, hidupku sunyi, kucari jalan terbaik, hidup terkekang dan jangan pernah berkata benci.

Saya sangat menimati alunan lagu yang dinyanyikan tantowi yahya tersebut. Dengan sedikit sentuhan genre country yang ceria saya memutar lagu itu setiap pagi semenjak saya menemukan harta karun ini. lagu yang menjadi hits saya di album ini adalah sebiduk di sungai musi. Senang banget dah pokoknya kalau lagu itu diputar, sampai-sampai tetangga kamar saya bilang, “cul, kok lagu itu mulu sih dari pagi?”, “cul, ga ada lagu lain ya?” kata seorang lagi, “cul, asyem kuwi maneh :)) , nih aku punya banyak lagu RnB,”

Aakkhh, bukannya aku ndak ada lagu lain di file, tanding banyak koleksi boleh juga dengan 80 Giga mp3 saya. Bukannya saya tidak gaul , tapi jujur saja saya bosan dengan lagu-lagu komersil dan lagu yang ngetop sesaat yang banyak beredar saat sekarang ini. band-band kebanyakan menjiplak, dan hanya ngikutin trend sesaat, tidak ada nilai seni yang tinggi yang bakal dikenang sepanjang masa. Tidak seperti band-band dulu yang lagunya masih tetap enak di dengar hingga sekarang.

Beberapa waktu yang lalu kamar saya diisi dengan suara-suara lagu daerah dan tradisional, seperti lagu-lagunya Elfa Medley, saya sangat tertarik dengan paduan suaranya dan mirip dengan logat daerah-daerah untuk lagu yang dinyanyikannya. Elly kasim juga menjadi penghibur kamar saya selama saya di perantauan ini, dengan lagu-lagu mudiak arau, sinona, malereang tabiang dan alah kabaa . Sering saya dibilang aneh, oleh para pengunjung kamar saya. Memang, sewaktu SMA saya selalu memutar musik rock, bahkan hard rock seperti Mr. Big, GNR, Extreme, Scorpion, Dream Theater. Tapi sekarang saya merasakan musik-musik kenangan yang flamboyan yang menyejukkan hati saya. :))... gaplek2... bojoku wae nganti nesu2 , nih liriknya :

Sebiduk di Sungai Musi by Tantowi Yahya



Terpesona aku melihat wajahnya

Tak kala aku duduk di dekatnya

Sebiduk seiring aku menyebrang

Berperahu ke seberang sungai musi

Kan ku tegur ia tapi hati enggan

Tak sabar hati ini menyapanya

Tak segan segan aku meliriknya

Sekilas tampak aku senyumnya

Ombak pun datang perahuku pun oleng

Tersentuh lah ia oleh ku

Terkejut tiba-tiba ia menoleh ku

Ku genggam tangannya yang halus mulus

Namun sayang seribu kali sayang

Sang biduk tlah merapat ke pantai

(tulisan ini saya dedikasikan untuk pemusik-pemusik legendaris indonesia yang telah redup di Indonesia)

hahah, bosok-bosok

5 comments:

ninthonk said...

cul.. minta linknya untuk download juga donk. biar bisa menikmati juga..

Agung Budi Prasetio said...

rene wae mbak karo dolan :D

suwe ra temu to?

Wongdidit said...

wew...., isih ae tembang kenangan ne... Tiada akhir pokok'e...hehehee.. Lanjut juragan...!!!

Agung Budi Prasetio said...

pastinya lah dit

kenangan never die

asmara said...

lagu liyane mana cul.. share share