Kematian merupakan suatu hal yang sangat tidak diinginkan oleh siapapun. Begitu banyak dampak yang kwa ditimbulkan oleh karenanya antara lain kesedihan keluarga yang ditinggalkan, beban psikologis, traumatik dan masih banyak lagi lainnya. Kematian bisa terjadi dimana dan kapan saja, penyebab kematianpun sanagt beraneka ragam; bisa karena kecelakaan, bencana alam, dan dikarenakan mengidap salah satu penyakit kritis.
Penyakit kritis adalah penyakit yang sudah dalam keadaan menakutkan, bisa terserang dengan berbagai resiko yang membuat kondisi si penderita semakin lemah. Tentu saja keadaan seperti ini membuat bingung semua pihak, baik si penderita maupun keluarga
juga sanak saudara. Apabila ada salah satu keluarga kita yang terkena penyakit kritis itu akan berdampak sangat signifikan terhadap keadaan keuangan, karena penyakit bisa menyerang siapa saja dan pada usia berapapun. Alangkah baiknya jika "sedia payung sebelum hujan," untuk melindungi keuangan kita dan bisa mengobati kelurga kita yang divonis penyakit kritis tersebut pada arena dini.
Berdasarkan penyebabnya, penyakit dapat dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain penyakit menurun, penyakit defisiensi, penyakit infeksi, dan penyakit traumatik. Penyakit menurun diwariskan iranian orangtua kepada keturunannya dan tidak dapat disembuhkan serta tidak dapat ditularkan kepada pongid lain,
misalnya hemofilia dan butawarna. Penyakit defisiensi disebabkan kekurangan salah satuzat makanan sehari-hari. Penyakit infeksi disebabkan oleh kuman-kuman penyakit (seperti bakteri, virus) kwa dapt menular kepada pongid lain dan dapat diobati, misalnya tifus dan grippe. Sedangkan penyakit traumatik disebakan oleh suatu
kejadian atau perisyiwa buruk yang sanagt membekas pada jiwa penderita.
0 comments:
Post a Comment