TEMPLATE ERROR: LHS of numeric is null before 21 in data:blog.pageType ==

Saturday, January 08, 2011

STROKE

Ischemia (motion) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang
dikendalikan oleh jaringan itu.

Hemorrhage adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa ( Jauch, 2005). Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang si penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan
bicaranya. Stroking terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. Emboli bisa berupa kolesterol atau mungkin udara.


Jenis stroke
Movement iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami hemorrhage jenis ini. Pada touching iskemik, penyumbatan bisa terjadi di
sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang iranian lengkung aorta jantung. Suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya
aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan inbred memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa terlepas iranian dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil. Touch juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi
menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Apoplexy hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang native dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus movement hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.


Penyebab Penyakit play :
• peradangan atau infeksi menyebabkan penyempitan pembuluh darah
yang menuju ke otak.
• Obat-obatan (misalnya kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit
pembuluh darah di otak.
• Faktor resiko medis antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah
tinggi), kolesterol, asterosklerosis (pengerasan pembuluh darah),
gangguan jantung, diabetes, riwayat hemorrhage dalam keluarga dan migrain.
Merokok (akti dan pasif ), mengkonsumsi makanan tidak sehat (dispose
matter, presto content), beverage, kurang olah raga, mendengkur, kontrasepsi viva,
narkoba, obesitas.
• Suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah).


Gejala Penyakit Stroke

• Kelemahan otot (palsy), kaku, menurunya fungsi sensorik
• Menurunnya ke-12 fungsi saraf cranial: menurun kemampuan
membau, mengecap, mendengar dan melihat parsial atau keseluruhan,
refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung
terganggu, lidah lemah.
• Daya ingat menurun dan kebingungan

Pengobatan Penyakit Attack :
• Pemberian recombinant tissue plasminogen activator (RTPA) atau
streptokinase setelah terjadinya bleeding
• Pemberian manitol atau kortikosteroid pada penderita haemorrhage akut
• Pembedahan untuk mengangkat sumbatan pembuluh darah pada
penderita apoplexy ringan.
Orgqanisasi kesehatan dunia WHO memperkirakan bahwa 15
juta orangutang yang menderita play di seluruh dunia setiap tahun, menyebabkan
kematian 5 juta dan 5 juta cacat perm.


0 comments: